
Pemilik Usaha Kamar Bilas di Pantai Jakat Minta Maaf
Pemilik usaha kamar bilas di kawasan wisata Pantai Jakat, Kota Bengkulu, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah videonya viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan tindakan yang dinilai tidak pantas dan memicu sorotan publik.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu sore, 20 Desember 2025. Dalam rekaman yang beredar luas, seorang perempuan pemilik kamar bilas terlihat membelakangi pengunjung asal Sumatera Selatan dan memamerkan bagian tubuh yang dianggap tidak sopan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang bersama Dinas Pariwisata, Badan Pendapatan Daerah, serta Ketua Kelompok Sadar Wisata mendatangi lokasi usaha kamar bilas pada Minggu, 21 Desember 2025.
Pemilik kamar bilas yang viral diketahui bernama Yuniarti, warga Kelurahan Bajak. Di hadapan petugas, ia menyampaikan permohonan maaf atas perbuatannya yang dinilai tidak beretika dan mencoreng citra pariwisata daerah.
“Saya mohon maaf atas perlakuan saya yang kurang sopan memamerkan bagian tubuh saya kepada pengunjung. Yang penting pengunjung jangan ragu-ragu datang ke Kota Bengkulu dan berwisata ke Pantai Jakat,” ujar Yuniarti.
Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang menyayangkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap pelaku usaha wisata harus menjaga sikap dan etika demi nama baik daerah.
“Jangan sampai perbuatan satu atau dua orang membuat nama Kota Bengkulu tercoreng. Kota ini milik lebih dari 400 ribu jiwa,” tegas Sahat.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!