Gubernur Yakin Konektivitas Kaur Dapat Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

Paripurna HUT Kaur

BENGKULU – Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan Kabupaten Kaur dapat menjadi pintu utama dari Provinsi Lampung ke Provinsi Bengkulu.

“Begitupun, konektivitas jalan nasional dari Kabupaten Kaur (Muara Sahung) ke OKU Selatan (Muara Dua). Sehingga aktivitas ekonomi masyarakat berjalan lancar serta hasil produksi juga dapat disalurkan hingga ke pelabuhan Linau,” kata Rohidin, Senin (23/05/22).

Hal lainnya yang harus diperhatikan adalah kondisi tata ruang Kota Kabupaten Kaur, Ia menurutkan jika perlu perluasan akan dilakukan. Sehingga dapat menjadi landasan pembangunan 20 hingga 30 tahun kedepan.

Selanjutnya dalam kemajuan pembangunan di Kaur, akan mulai kembali didorong usai dua tahun dilanda pandemic COVID-19. Walaupun belum terlalu stabil disbanding tahun sebelumnya.

“Ke depan perlu dirancang pembangunan konektivitas antara Kedurang – Padang Guci agar membentuk kawasan ekonomi baru di samping sentra produksi yang ada di Kabupaten Kaur sehingga dapat mengakselerasi kondisi kehidupan ekonomi di wilayah tersebut,” Jelasnya.

Terakhir Rohidin berpesan bahwa potensi yang ada di Kabupaten Kaur sangatlah kaya dan terletak di sepanjang pesisir pantai. Hendaknya potensi tersebut dapat dikelola dengan baik oleh pemerintah yang ada, sehingga arah kebijakan pembangunan pariwisatanya lebih tertata.

“Destinasi wisata pantai kabupaten Kaur sangatlah bagus, dan selalu menjadi pusat tujuan wisata baik turis lokal maupun mancanegara. Begitupun, pemanfaatan potensi tambak perlu diperhatikan dan juga kepentingan masyarakatnya,” tegas Rohidin.

Sedangakn Bupati Kaur, Lismidianto menerangkan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Kaur bertemakan ‘Mari Kita Wujudkan Menata Kota Membangun Desa Menuju Kabupaten Kaur Bersih, Sejahtera Energik dan Religius (BERSERI)’.

“Pencapaian pembangunan kabupaten Kaur di usia ke-19 ini merupakan bukti nyata hasil kemitraan antara eksekutif dan legislatif. Pembangunan menuju perubahan yang lebih baik untuk kabupaten Kaur tercinta,” jelasnya.

Lalu terdapat lima prioritas pembangunan daerah yang diharapkan dapat terlaksanakan lebih efektif dan efisien. Prioritas utama adalah tata Kelola pemerintahan yang baik, berwibawa dan terpercaya.

Kedua percepatan pengentasan kemiskinan, stunting dan kesenjangan sosial. Ketiga adanya peningkatan SDM yang berkualitas dan memiliki daya saing. Keempat adanya pemerataan pembangunan infrastruktur dan SDA dan kelima adanya pertumbuhan serta ketahanan ekonomi.

“Pembangunan yang dilaksanakan harus dinikmati seluruh lapisan masyarakat kabupaten Kaur. Dengan saling berkolaborasi dan bersinergi tentu dapat membantu kabupaten Kaur setara dengan Kabupaten lain yang lebih maju,” demikian Lismidianto. (Adv)

Baca Juga
Tinggalkan komen