Logo

Fasilitas Layanan Kesehatan Daerah Tertinggal, Menkes Paparkan Nusantara Sehat

bengkulunews.co.id – Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menjanjikan pelayanan kesehatan untuk daerah tertinggal dengan program Nusantara Sehat. Penguatan akses layanan kesehatan di daerah, terutama daerah terpencil dengan menempatkan tenaga kesehatan yang berbasis tim.

“Jadi yang sudah dokter, mereka yang baru lulus S2 akan mengabdikan di daerah terpencil. Ini bukan kita memaksa, namun dari perkumpulan mereka yang mau,” kata Menkes Nila F Moeloek usai hadiri deklarasi eliminasi malaria oleh bupati dan walikota di Provinsi Bengkulu, Senin 25 April 2016.

Program mencakup pelayanan kesehatan preventif, promotif, dan kuratif. Tenaga kesehatan yang dilibatkan dari dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, serta tenaga laboraturium medik dan farmasi serta gizi. Menkes mengatakan tiap daerah harus dikuatkan fasilitas kesehatan Puskesmas-nya.

“Jadi bukan kita mengejar mendirikan rumah sakit didaerah, tetapi memastikan puskesmas terbangun dengan layanan yang baik,” katanya.

Kendati demikian, Menteri Nila mengatakan tak mungkin hanya dari kemenkes saja. Namun adanya kerjasama lintas kementerian, seperti dengan menteri desa tertinggal dan menteri pekerjaan umum.

“Ya tenaga kesehatan gimana mau menuju ke pelosok kalau jalannya tidak ada, jadi kita butuh akses,” terang Nila F Moeloek.

Sebelumnya, Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti memaparkan bahwa di Provinsi Bengkulu masih terdapat ratusan desa terisolir, fasilitas dasarnya minim. Sedang untuk mewujudkan peningkatan pelayanan kesehatan dasar, perlu kerjasama dan dukungan pusat. Juga dukungan lintas kementerian.

“Prioritas pembangunan kami ada tiga hal yakni kesehatan, pendidikan, dan ekonomi sosial. Sedang infrastruktur dasar itu menjadi sangat penting guna menunjang tiga hal tersebut,” ucap RM sapaan akrab Ridwan Mukti. (122)