Logo
Dempo Xler

Tidak Ada Pemberitahuan Aksi, Kapolres Bengkulu kesal

Tidak Ada Pemberitahuan Aksi, Kapolres Bengkulu kesal

AKBP Adrian Indra Nurinta, S.Ik

KOTA BENGKULU, bengkulunews.co.id – Kepala Kepolisan Resort (Kapolres) Kota Bengkulu, AKBP Adrian Indra Nurinta, S.Ik tampak kesal saat mengetahui aksi yang dilakukan pedagang bersama juru parkir dan buruh angkot di Pasar Tradisional Modern, jalan KZ Abidin tanpa surat pemberitahuan.

“Kan sudah diatur dalam undang-undang itu harus ada pemberitahuan kalau mau aksi,” katanya, Jumat (3/3/2017).

AKBP Adrian indra juga mengaskan, pemberitahuan ini sangat diperlukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat digelarnya aksi.

“Ini diperlukan untuk pemetaan kerawanannya. Polisi wajib mengamankan,” sambungnya.

Dirinya menjelaskan, lokasi-lokasi yang dapat menyebabkan terganggunya keamanan serta kenyamanan masyarakat akan ditindak.

“Seperti dipasar. Ini kan berbahaya aksi dipasar, menganggu kepentingan umum. Orang yang mau berbelanja terganggu,” lanjut Adrian.

Namun, Kapolres mengatakan masih memberikan toleransi bagi para pedagang untuk menyuarakan aspirasinya. Dirinya menghimbau agar aksi yang dilangsungkan dapat berjalan damai.

“Saya menghimbau. Oke selama tidak mengganggu saya masih toleran. Tapi nanti kalau nantinya ini mengganggu ketertiban umum ya saya bubarkan, besok-besok harus ada pemberitahuan” tutupnya.

Baca juga :

Protes Keberadaan Portal PTM, Pengelola PTM Didemo Gabungan Pedagang