Logo

Rasionalisasi, PNS Lulusan SMA Jangan Takut

MenPAN RB Yuddy Chrisnandi Saat Di Pantai JAKAT TAPAK PADERI Bengkulu. Kamis 21/4

MenPAN RB Yuddy Chrisnandi Saat Di Pantai JAKAT TAPAK PADERI Bengkulu. Kamis 21/4

bengkulunews.co.id – Kabar perampingan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia memang membuat heboh. Apalagi beredar isu bakal dipensiun dinikan bagi PNS berijazah SMA. Tapi bagi PNS berijazah SMA tak perlu takut dan khawatir, pasalnya kriteria yang bakal kena pangkas adalah PNS yang tak berkinerja.

Wacana rasionalisisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan diberlakukan tahun 2017. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Yuddy Chrisnandi, dalam kunjungan di Provinsi Bengkulu menegaskan rasionalisasi terhadap PNS yang tak kompeten dan tak produktif.

“Tidak produktif dan tidak kompeten, kategori tersebut sasaran rasionalisasi,” ucap Menteri Yuddy saat di Bengkulu, Jumat (22/4)

Baca Juga : Siap-siap, Sejuta PNS Bakal ‘Dipangkas’

Artinya, tidak disebutkan bahwa PNS lulusan SMA ke bawah menjadi target kebijakan rasionalisasi. Namun hanya pada ASN yang tidak berkinerja, tidak memiliki kompetensi. Seperti ditegaskan Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur KemenPANRB Setiawan Wangsaatmadja beberapa waktu lalu, rasionalisasi ASN akan didasarkan pada kajian mendalam yang menekankan pentingnya aspek kinerja, kualifikasi, dan kompetensi.

“Jadi tidak perlu khawatir bagi pegawai berijazah SMA yang berkinerja. Masih bisa diberikan kesempatan untuk pendidikan,” katanya, seperti rilis humas MenPANRB, Jumat 8 April. (122)