Logo

Paripurna Banjir Intrupsi, APBD-P Ketuk Palu

Pengesahan APBD-P Pemda Provinsi Bengkulu oleh DPRD, Kamis (10/11)

Pengesahan APBD-P Provinsi Bengkulu oleh DPRD, Kamis (10/11)

bengkulunews.co.id – Anggarn Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Provinsi Bengkulu ketuk palu. Dalam Paripurna pandangan akhir fraksi, kemrin (10/11), semua fraksi menyatakan setuju.

Sembelum pengesahan, rapat Paripurna diawali banyak intrupsi. Intrupsi pertama datang dari fraksi Partai Gerindra, Jonaidi, dimana saat ketua rapat menyampaikan anggota rapat belum korum karena dari 45 anggota dewan hanya ada 29 anggota dewan yang hadir.

“Intrupsi pak Ketua perlu diketahui bahwa sekarang anggota dewan yang aktif ada 44 orang. Satu orang dalam status non aktif, jadi anggota yang hadir saat ini sudah cukup dari 2/3 dari seluruh anggota dewan,” katanya.

Kemudian intrupsi kedua datang dari fraksi Partai Golkar, Heri alfian, yang mengingatkan ketua jika benar status anggota tidak aktif, harus ada keterangan tertulis dari fraksinya dan dimasukkan ke berita acara rapat.

Selain itu, Ketua fraksi PAN juga meminta intrupsi untuk menyatakan bahwa keterangan tertulis terkait anggota fraksinya yang non aktif, sudah dibuat dan diserahkan ke ketua rapat.

Setelah mendengar intrupsi sekaligus masukan dari anggota rapat, maka ketua rapat, Ikhsan Fajri, meminta kesepakatan kesemua anggota rapat untuk melanjutkan rapat paripurna tersebut dan disetujui.

Intrupsi kembali terjadi, ketika fraksi Partai Demokrat Ir. Muharamin menyampaikan pandangan akhir fraksinya. “Intrupsi pak Ketua, kami menilai apa yang disampaikan oleh saudara Muharaimin sudah bukan pandangan fraksi, tetapi sudah ke arah pandangan pribadi. Maka dari itu, kami minta saudara Muharamin menyampaikan apa yang ditulis oleh pandangan fraksi Demokrat,” ujar Arman Mursalin.

Setelah terjadi banyak intrupsi, akhirnya Paripurna dilanjutkan. Fraksi menyetujui APBD-P Pemda Provinsi Benglulu.(cw1)