Murah Meriah, Warung Makan Khusus Indomie Ini Laris Manis

Murah Meriah, Warung Makan Khusus Indomie Ini Laris Manis

BENGKULU – Merintis usaha sejak usia muda di zaman sekarang sudah tidak tabu lagi, terlebih jika modal yang dikeluarkan pas di kantong.

Berbagai usaha seperti minuman dan makanan kekinian sudah merambat ke beberapa daerah, termasuk Bengkulu.

Salah satu usaha yang sedang trend adalah Warmindo (Warung Makan Indomie), dengan modal murah yakni berkisar Rp2 juta sampai Rp10 juta.

Hermitati merupakan pemilik usaha Warmindo chevin, mengemukakan sudah memulai usaha ini sejak tahun 2021 silam.

Awalnya usaha ini terinspirasi dari anaknya yang sedang berkuliah jurusan Pariwisata di jogja, melihat situasi disana banyak umkm menarik dengan harga murah.

“Anak sayakan kebetulan kuliah di pariwisata di jogja, chef ya. Dia bilang buka warmindo aja bu, karena murah meriah,” kata Hermitati pada Bengkulunews.co.id Selasa (03/12/22) siang.

Banyak suka duka yang dirasakan, sebelum membuat usaha ini dirinya membuka rental warnet namun karena gadget menyebar dengan cepat usahanya mau tak mau harus tutup.

Selain itu etalasenya pernah pecah, karena kelakuan beberapa anak yang tidak dikenal melempar batu. Saat itu memang sedang viral beberapa anak muda yang iseng memecahkan etalase jualan pedagang.

Ia justru terpaksa harus mengganti etalase tersebut dan mengeluarkan uang yang tidak sedikit.

“Jadi ibu bangun pagi jak 6.30 untuk beres”bereskan, pas lihat malah pecah etalasenya. Kita ganti mau gk mau,” jelasnya.

Walaupun begitu Ia bersuyukur usahanya ini berjalan lancar, sehari Hertati bisa menjual 20 porsi menu warmindo.

Berbagai menu tersedia mulai dari tekwan, pempek, seblak, serta nasi goreng. Namun menu spesial tetap berfokus dengan indomie.

Harganya terbilang murah mulai dari Rp3.500 hingga Rp15 ribu, tentunya dengan tambahan toping yang beragam mulai dari bakso, sosis, makaroni, hingga telur.

Warmindo ini juga menyediakan mainan untuk mengedukasi anak-anak, agar tidak bosan dan bisa melakukan kegiatan sambil menikmati makanan.

Belajar dari pengalaman Hertati tidak mudah menyerah dan lebih sering bertukar pikiran dengan anaknya. Bersyukur usahanya ini masih bisa berjalan, terlebih dengan adanya ojek online saat ini.

“Saya berharap ya kedepannya, usaha ini bisa berkembang hingga buka cabang,” demikian Hertati.

Baca Juga
Tinggalkan komen