Berita Nasional dan Lokal #KitoNian

Jumlah Warga Bengkulu yang Sudah Melakukan Pemadanan KTP NPWP

BENGKULU – Asisten Fungsional Penyuluhan Pajak KPPP Bengkulu Satu, Nadiyah Anjarsari menuturkan untuk saat ini wilayah satu sudah 82 persen melakukan pemadanan KTP NPWP.

“Jadi untuk tiga Kabupaten kota di Provinsi Bengkulu dan empat kecamatan di kota dari seluruh itu ada 82 persen yang sudah mutakhir datanya,” kata Anjar pada Bengkulunews.co.id Senin (11/12/23) siang.

Adapun wilayah satu tersebut terdiri dari Kabupaten Muko Muko, Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah. Serta empat Kecamatam di Kota Bengkulu yakni Ratu Samban, Sungai Serut, Muata Bangkahulu dan Teluk Segara.

Sedangkan 35 ribu masyarakat lagi belum melakukan pemadanan dikarenakan beberapa faktor. Seperti data Nomor Induk Penduduk (NIK) yang berbeda atau ganda. Juga NIK maupun KK yang tidak sinkron di Dukcapil.

Teruntuk pemadanan sendiri sudah ada yang otomatis disinkronkan melalui sistem. Hal tersebut dikarenakan NIK yang ada saat ini sudah taraf nasional pada 2018 dan berbentuk E-KTP sehingga mempermudah sistem memvalidasikan data.

“Jadi sudah ada pemadanan secara sistem yakni otomatis terlebih yang membuat NPWP setelah memiliki E-KTP. Sehingga ada validasi NIK dan data diri,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang belum melakukan pemadanan atau ingin mengetahui apakah NPWP dan NIK mereka sudah valid dapat mengeceknya di website djponline.pajak.go.id pada bagian profil akan terlihat. Jika ada tulisan ‘Valid’ maka NPWP dan NIK sudah sinkron. Sedangkan jika ‘mutakhirkan’ maka data harus disinkron kan melalui online maupun ke kantor pajak langsung.

Ia berharap masyarakat dapat segera melaksanakan pemadanan sebelum 31 Desember 2023, agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari baik perkantoran maupun usaha.

“Jadi diharapkan masyarakat bisa segera melaksanakan pemadanan. Bisa langsung ke kantor pajak yang ada di Anggut, Padang Harapan dan Curup. Maupun mall pelayanan publik,” demikian Anjar.

Baca Juga
Tinggalkan komen