Logo
Dempo Xler

Heboh Indomie Vs Mie Gaga dan Sejarah yang Ada di Baliknya

Mi GAGA dan Indomie. Foto, Cindy/BN.

Mi GAGA dan Indomie. Foto, Cindy/BN.

BENGKULU – Media sosial saat ini tengah dihebohkan mengenai mie terkenal di Indonesia, yakni Indomie yang harus berlawanan dengan mie Gaga. Berbagai konten mengenai pertarungan antara dua mie ini membuat para konten creator ikut-ikutan, memilih mana yang terenak.

Adanya sejarah juga membuat nama Indomie dan mie Gaga terus mencuat di media sosial, berbagai komentar negative juga positif bertaburan. Lantas sejarah seperti apa yang membuat kedua brand mie instant di Indonesia ini mencuat? Mari Simak bersama.

Dilansir dari berbagai sumber, Djajadi Djaja ‘orang tua’ asli Indomie memulai bisnisnya sejak 1959, bersama dengan teman SMA-nya dan membangun sebuah firma bernama FA Djangkar Djati. Kemudian mendirikan Sanmaru Food Manufacturing yang pabriknya memproduksi mi instan dengan nama Indomie (Indonesia Mie) pada 1972.

Setelah itu Djajadi mengenal Liem Sioe Liong yang berbisnis tepung terigu, kemudian ikut memulai bisnis tersebut. Ia memproduksi mi dengan nama Sarimie lewat PT Sarimi Asli Jaya,sejak 1968. Liem kemudian mendekati Indomie untuk ikut bergabung dalamnya, lalu terbentuklah PT Indofood Eterna pada 1984.

Liem yang terkenal kuat dalam berbisnis membuat produk Indomie semakin kuat di pasaran Indonesia. Mulailah pabrik mi lahir semakin besar, namanya semakin dikenal ketika muncul problem kelangkaan beras.

Sehingga pemerintah mengucurkan dana sebanyak 600 juta US Dollar, untuk  mengimpor beras hingga mendapatkan mi instan. Melalui masa sulit itu mi instan semakin dikonsumsi masyarakat Indonesia. Bahkan menjadi komoditas ekspoe ke Afrika dan negara besar lainnya.

Setelah menempuh perjalanan panjang Perusahaan Djajadi mengalami permasalahan keuangan pada 1993. Kondisi tersebut mengakibatkan Salim harus mendepak Djajadi dari Indofood pada 1993. Mengingat saat perjanjian kerjasama tersebut menghasruskan Djajadi memindahkan kepemilikan Indomie ke tangan Salim Group.

Walau begitu Ia tidak putus harapan dan berusaha bangkit dengan membangun serta membuat kembali produk mi Instan yang sekarang terkenal dengan nama Mi Gaga atau mi ‘100’. Sejak kisahnya kembali viral berbagai masyarakat mencoba untuk membantu mempromosikan mi Gaga, bahkan menjadikannya konten. Dikaabrkan saham Indomie menurun sedangkan penjualan mi GAGA dikabarkan menaik.

Lantas setelah mengetahui cerita tersebut, bagaiaman perasaan anda. Sudahkan mencoba mi GAGA? atau tetap bertahan dengan Indomie yang sudah melagenda.