
Pemerintah Provinsi Bengkulu menyerahkan bantuan produktif kepada korban kebakaran di Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu. Penyerahan bantuan berlangsung di Balai Raya Semarak pada Senin (21/9).
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan didampingi Wakil Gubernur Mian menyerahkan secara langsung bantuan tersebut kepada tiga warga terdampak. Bantuan yang diberikan berupa satu unit sepeda motor Honda Revo dari Bank Bengkulu kepada Taslim Handika, serta dua unit mesin jahit merek Typical dari Baznas Provinsi Bengkulu masing-masing kepada Juliani dan Ermawati.
Helmi menyatakan, bantuan yang bersumber dari dana zakat ini tidak sekadar untuk meringankan beban darurat, tetapi juga berfungsi sebagai modal pemberdayaan ekonomi agar warga dapat kembali mandiri.
“Kita ingin bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan produktif. Dengan sepeda motor maupun mesin jahit ini, penerima dapat kembali bekerja, berusaha, dan memenuhi kebutuhan keluarganya,” ujar Helmi.
Juliani, salah seorang penerima bantuan mesin jahit yang telah menggeluti profesi penjahit selama sembilan tahun, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, mesin jahit baru ini menjadi penunjang penting untuk melanjutkan usaha jahitan seragam sekolah demi menghidupi kedua anaknya.
Salah seorang penerima mesin jahit, Juliani, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi dirinya. Sebagai seorang janda yang harus menghidupi dua orang anak, mesin jahit menjadi modal penting untuk mempertahankan usaha yang selama ini menjadi sumber penghasilannya.
“Saya menjahit sudah sembilan tahun. Sehari-hari saya menerima orderan jahitan seragam sekolah. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan bisa lebih maksimal,” ujar Juliani kepada Media Center.
Turut hadir dalam agenda tersebut Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi, Ketua Baznas Provinsi Bengkulu Yulkamra, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!