Berita Nasional dan Lokal #KitoNian

Gejala ISPA yang Bisa Menular Lewat Batuk hingga Bersin

ilustrasi penyakit ISPA. Foto, Cindy/BN.

BENGKULU – Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan. Infeksi yang terjadi baik di saluran atas maupun bawah pernapasan ini biasa terjadi di organ sinus, faring, laring hingga hidung.

ISPA sendiri bisa menular dan biasanya mudah terjangkit pada anak-anak yang imunitasnya masih belum berkembang. Tidak hanya anak-anak, para lansia juga rentan terhadap virus ini akiabt turunnya sistem kekebalan pada tubuh.

Penyebab ISPA sendiri karena adanya virus di dalam saluran pernapasan. Salah satunya adalah virus inlfuenza yang menjadi penyebab umum ISPA. Virus ini memiliki komplikasi yang lebih tinggi pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia serta individu dengan kondisi medis kronis.

Selain itu beberapa virus seperti bakteri Streptococcus pneumoniae, Virus Respiratory Syncytial (RSV), Bakteri Bordetella pertussis hingga Chlamydia. Penularan ISPA juga bisa lewat kontak seperti berjabat tangan dengan mereka yang sedang sakit ISPA. Hingga menghirup percikan batuk maupun bersin orang yang terjangkit ISPA.

Cara penularan utama sebagian besar ISPA adalah melalui droplet, tapi penularan melalui kontak (termasuk kontaminasi tangan yang diikuti oleh inokulasi tak sengaja) dan aerosol pernapasan infeksius berbagai ukuran dan dalam jarak dekat bisa juga terjadi untuk sebagian patogen.

Adapun gejala virus ini sebagai berikut :

  1. Batuk
  2. Demam
  3. Nyeri kepala
  4. Hidung tersumbat
  5. Nyeri tenggorokan atau nyeri telan
  6. Timbul gejala sinusitis (hidung beringus, demam dan wajah terasa nyeri)
  7. Kekurangan oksigen sehingga menyebabkan warna kulit menjadi kebiruan
  8. Kesulitan untuk bernapas

Bagi mereka yang sudah terinfeksi oelh virus biasanya akan sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu. Namun jika gejala masih berlanjut dan lebih parah, segera periksakan diri kedokter untuk penanganan lebih lanjut. Bagi anda yang sudah terjangkit dapat melakukan beberapa hal berikut :

  1. Mengonsumsi obat pereda demam dan nyeri pada tubuh
  2. Mengonsumsi obat batuk
  3. Mengonsumsi obat untuk peradangan atau pembengkakan saluran pernapasan
  4. Istirahat dengan cukup serta memperbanyak minum air putih
  5. Minum lemon hangat atau madu untuk meredakan batuk
  6. Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi untuk melancarkan pernapasan

Sedangkan bagi anda yang ingin mencegah penyakit ini dapat mengikuti beberapa saran berikut, agar tidak tertular virus tersebut. Seperti :

  1. Seringlah mencuci tangan dengan bersih, terlebih setelah beraktivitas di tempat umum
  2. Menghindari kebiasaan merokok
  3. Meminimalisir sentuhan tangan pada wajah, terutama bagian mulut dan hidung
  4. Banyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat
  5. Mengonsumsi vitamin untuk menambah kekebalan tubuh
  6. Olahraga secara teratur, minimal 150 menit per minggu (untuk olahraga ringan)

Jika anda memiliki gejala tersebut, alangkah baiknya segera memeriksakan diri ke rumah sakit untuk penanganan yang lebih lanjut. Sadari gejala dan lakukan pencegahan agar tidak terjangkit virus tersebut.

Baca Juga
Tinggalkan komen