Bengkulu #KitoNian

Cuaca Ekstrem Nelayan Terpaksa Stop Melaut

Penulis : Cindy

Cuaca ekstrem. Foto, Cindy/BN

BENGKULU – Adi (40) salah satu nelayan di daerah Pulau Tikus dan penjual ikan di Pantai Malabro ini mengaku kesulitan mencari ikan akibat cuaca buruk.

“Pengaruh ini karena kemarin mendadak naik airnya, ini biasanya dapat ikan agak lumayan, kini dikit dapat ikan,” kata Adi pada Bengkulunews.co.id Kamis (09/06/22) Siang.

Tidak hanya itu cuaca buruk sudah berlangsung selama dua bulan ini, membuat pendapatannya menurun drastis. Jika cuaca bagus Adi mengatakan bisa mendapatkan kurang lebih lima kilogram gurita dan beberapa ikan lain seperti ikan kerapu serta udang.

“Itukan satu kilogramnya gurita Rp60 ribu, lumayankan lima kilo dapat Rp300 ribu, dapet dua pasang aja udah dapat biasanya. Kalau sekarang ini, dua malam cuma dapat satu kecil pula,” tuturnya.

Ia mengaku pendapatannya hanya bergantung pada hasil ikan tangkap saja, Adi kini hanya bisa pasrah dengan situasi cuaca saat ini.

“Kalau ombaknya teduh, ya berangkat. Kalau gak ya nganggur, istirahat dulu, terpaksa,” demikian Adi.

Baca Juga
Tinggalkan komen