
Plt Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu, Aswandi, M.Pd
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang semakin optimal bagi masyarakat.
Plt Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu, Aswandi, M.Pd, mengatakan upaya peningkatan PAD dilakukan sesuai arahan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, dengan memberdayakan seluruh potensi aset dan fasilitas yang dimiliki BPSDM.
“Sesuai arahan Bapak Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, dalam rangka optimalisasi PAD, kami memberdayakan seluruh potensi yang ada di BPSDM agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat maupun berbagai lembaga,” ujar Aswandi, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, pemanfaatan aset daerah tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan PAD, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat, instansi pemerintah, serta berbagai lembaga yang membutuhkan fasilitas untuk kegiatan pendidikan, pelatihan, pertemuan, hingga akomodasi.
BPSDM Provinsi Bengkulu saat ini menyediakan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan sesuai ketentuan Peraturan Daerah (Perda), antara lain:
* Kamar penginapan dengan tarif mulai Rp150 ribu hingga Rp600 ribu per kamar.
* Aula pertemuan dengan tarif Rp1,5 juta untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan serta Rp1,75 juta untuk kegiatan umum.
* Laboratorium komputer dengan tarif Rp25 ribu per orang per hari.
* Ruang kelas dengan tarif Rp100 ribu per hari.
* Area parkir kendaraan roda dua Rp8 ribu per 24 jam.
* Area parkir kendaraan roda empat Rp25 ribu per 24 jam.
* Lapangan serbaguna untuk kegiatan pesta atau acara dengan tarif Rp1,5 juta per hari.
Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh instansi pemerintah, lembaga terkait, maupun masyarakat umum yang membutuhkan tempat kegiatan, pelatihan, pertemuan, hingga penginapan.
Aswandi menambahkan, lokasi BPSDM yang berada dekat dengan Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu menjadi nilai tambah tersendiri. Posisi strategis tersebut memungkinkan BPSDM menjadi pilihan tempat transit bagi pengguna jasa transportasi udara yang membutuhkan penginapan maupun lokasi penitipan kendaraan yang aman dan terjangkau.
“Dengan lokasi yang dekat bandara, fasilitas BPSDM sangat potensial menjadi tempat transit bagi pengunjung maupun masyarakat yang akan bepergian. Selain menginap, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan penitipan kendaraan dengan tarif yang terjangkau,” jelasnya.
Melalui optimalisasi pemanfaatan aset daerah ini, Pemprov Bengkulu berharap dapat meningkatkan PAD secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!