BPBD Kota Bengkulu Simulasi Pertolongan Korban Kecelakaan di Laut

BENGKULU – Sebanyak 30 orang Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Bengkulu melakukan pelatihan pertolongan dan penyelamatan di Pantai Tapak Paderi Kota Bengkulu, Rabu (09/11).

Para peserta dilatih oleh anggota Basarnas Bengkulu. Mereka dilatih untuk melakukan evakuasi korban yang mengalami kecelakaan di perairan.

“Tujuannya lain tidak adalah untuk memperkuat kemampuan kawan-kawan di dalam membantu para korban bencana,” kata Will Hopi, Kepala BPBD Kota Bengkulu.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta langsung terjun ke laut menggunakan kapal karet milik BPBD Kota Bengkulu. Metode utama diawali dengan penyisiran permukaan dengan perahu karet dan pencarian korban kecelakaan dibawah laut.

Ditambahkan Will Hopi, simulasi dilakukan untuk mengasah keterampilan para petugas maupun relawan untuk menangani musibah kecelakaan air. Pasalnya, di wilayah Kota Bengkulu tercatat musibah air, baik kecelakaan di laut maupun musibah banjir masih sangat tinggi.

“Ini upaya kita jika kecelakaan di air kembali terjadi. Karena kita sejatinya tidak ingin ada kejadian itu, tapi bagaimana pun kita harus siap siaga,” sambungnya.

Sementara itu, pelatihan bagi para tim reaksi cepat di laut ini akan selalu dilakukan. Hal itu karena banyak kemungkinan buruk yang bisa terjadi di atas permukaan air.

Tenggelamnya kapal atau seseorang yang sedang berada di atas permukaan air, kata Will Hopi merupakan salah satu kemungkinan terburuk yang bisa terjadi.

Baca Juga
Tinggalkan komen