Bengkulu Alami Inflasi 1,22 Persen Akibat Kenaikan Harga BBM

BENGKULU – Kota Bengkulu kembali harus mengalami inflasi sebesar 1.22 persen. Sebelumnya Bengkulu mengalami deflasi sebesar -0.24 persen pada bulan Agustus 2022, Kota Bengkulu.

Inflasi itu terjadi dipicu tingginya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada September lalu. Akibatnya Dari 88 kota yang mengalami inflasi di Indonesia, Kota Bengkulu berada di urutan 29.

Berdasarkan data dari BPS Provinsi Bengkulu, kelompok pengeluaran transportasi penyumbang inflasi tertinggi di Bengkulu mencapai 8.80 persen.

Tak hanya kelompok pengeluaran transportasi, komoditi bensin juga penyumbang inflasi tertinggi yakni 1.22 persen.

“Hal tersebut menunjukan bahwa kenaikan harga BBM yang terjadi sangat berpengaruh pada tingginya inflasi yang terjadi di Bengkulu,” ujar Win Rizal, Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Senin (3/10).

Berbeda dengan pengeluaran transportasi yang mengalami inflasi, pengeluaran makanan dan minuman justru mengalami deflasi -0.89 persen. Cabai merah menjadi penyumbang deflasi tertinggi dengan -0.16 persen.

Baca Juga
Tinggalkan komen