Logo

“Ayo Kenalkan Pulau Enggano”

Teluk Podipo, Pulau Enggano [Foto: Erni Suyanti Musabine/Cikalnews.com]

Teluk Podipo, Pulau Enggano [Foto: Erni Suyanti Musabine/Cikalnews.com]

bengkulunews.co.id – Enggano, pulau yang terletak di Samudera Indonesia ini memiliki keunikan suku, budaya dan adat istiadat serta menyimpan potensi besar wisata bahari.

Hal ini diungkapkan Penulis Buku “Mengenal Budaya Enggano” Eko Rusyono guna menyambut ditetapkannya pulau tersebut sebagai tempat perayaan puncak HUT RI ke-71, yang akan dihadiri 17 kementerian dan lembaga negara.

“Akhirnya pemerintah mengangkat Pulau Enggano yang terletak di Samudera Indonesia, yang memiliki keunikan baik suku, adat istiadat dan sumber daya alamnya. Indonesia memiliki Bali, begitu juga Bengkulu memiliki Enggano,” kata Budayawan dari Suku Rejang tersebut.

“Selain itu, masyarakat Enggano yang ramah menjadikan Enggano menjadi daya tarik investasi yang aman, karena didukung dengan masyarakat Enggano yang masih menjaga dan memegang erat kearifan lokal,” jelas Eko, yang pernah menjadi kepala sekolah di Enggano.

Lebih lanjut, di Pulau Enggano, selain memiliki terumbu karang yang masih terjaga kelestariannya, ternyata juga terdapat satwa yang tidak ditemukan di tempat lain. Seperti Ikan Tuna Sirip Biru, Penyu Hijau dan Penyu Sisik. Hal ini tentu saja menjadi daya tarik wisata.

Karena itu Eko menyambut baik HUT RI dilaksanakan terpusat di Pulau Enggano, dimana juga akan diselenggarakan Festibal Budaya Enggano. “17 Agustus mendatang menjadi langkah awal pemerintah memperkenalkan Enggano ke masyarakat luas,” harapnya.

Enggano merupakan pulau terluar di Provinsi Bengkulu, ada 5 suku asli yang mendiami pulau itu. Meliputi Suku Kauno, Kaitora, Kaarubi, Kaharuba dan Kahaoa serta 1 suku pendatang, Suku Kamay. [126/MC]