Set Top Box Mulai Diincar Jelang Penghentian TV Analog Besok

BENGKULU – Rencana pemerintah menghapus siaran tv analog ke tv digital pada tanggal 2 November tahun 2022, besok, nampaknya membuat warga mulai khawatir.

Peralihan siaran tv analog ke tv digital tersebut kian terlihat dari meningkatnya omzet penjualan di toko-toko elektronik di Kota Bengkulu. Salah satunya di toko elektronik di kawasan Pasar Panorama Kota Bengkulu.

Diakui para pemilik toko elektronik, kini warga yang datang paling banyak ingin membeli perangkat tambahan Set Top Box (STB). Sehari, toko bisa menjual 20 hingga 30 Set Top Box berbagai merek, mulai dari harga termurah RP. 250 ribu hingga Rp. 400 ribu rupiah tergantung kualitasnya.

“Kalau kini tidak bisa kita perkirakan bang. Sehari paling banyak yang cari STB. Kita punya stok 300an, sisa kini 30 Set Top Box lagi,” ujar Steven, karyawan toko elektronik, Selasa (01/11).

Sementara, Hariyanto mengatakan, peningkatan penjualan Set Top Box tersebut terjadi pada awal bulan kemarin, semenjak adanya kabar penghapusan siaran tv analog oleh pemerintah pada tanggal 2 November di Kota Bengkulu.

“Kalau ramenya sebenarnya dari bulan kemarin bang. Kini sudah banyak sekali yang datang beli. Untuk penjualan kita meningkat hampir 90 persen,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga Kota Bengkulu, Suteja mengaku membeli perangkat tambahan Set Top Box karena takut tidak bisa menonton lagi jika siaran tv analog nantinya benar dihapus oleh pemerintah.

Ia mengaku menyambut baik program peralihan tv analog ke tv digital. Hal itu karena menurutnya selain lebih gampang digunakan,  kualitas siaran menggunakan STB tersebut lebih baik.

“Kalau kualitasnya katanya lebih baik. Jadi saya dukung sih dengan adanya tv digital ini,” ungkap Sutejo.

Selain masyarakat yang dapat menikmati manfaat siaran tv yang berkualitas, migrasi tv digital juga merupakan bentuk perwujudan pemerintah dalam melakukan transformasi digital.

Diketahui, mulai tanggal 2 November tahun 2022 merupakan tahap ketiga atau paling akhir penggunaan tv analog. Untuk saat ini, di Provinsi Bengkulu terdapat dua daerah yang siaran tv analog akan dimatikan, yaitu di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah.

Baca Juga
Tinggalkan komen