Logo

Senggolan, TransNusa dan Batik Air rusak ekor dan sayap kiri

Tabrakan Batik Air vs TransNusa. ©2016 merdeka.com

Tabrakan Batik Air vs TransNusa. ©2016 merdeka.com

bengkulunews.co.id – Pesawat Batik Air dengan rute Halim Perdanakusuma-Ujung Pandang, registrasi PK-LBS, nomor penerbangan ID 7703 bertabrakan dengan pesawat Trans Nusa di Bandara Halim Perdanakusuma, Senin malam. Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait mengatakan, pesawat Batik Air sudah di-release untuk take off oleh menara pengawas (ATC).

“Dan sewaktu melakukan proses take off bersenggolan dengan pesawat Trans Nusa yang saat itu sedang ditarik oleh traktor (dalam proses pemindahan). Karena hal itu Pilot in Command memutuskan untuk membatalkan take off (aborted take off) untuk memastikan keselamatan penumpang,” katanya dalam siaran pers, Senin (4/4).

Menurutnya, pesawat Batik Air tersebut membawa 49 penumpang dan 7 crew. Dia memastikan semua penumpang dan crew dalam keadaan selamat dan akan diterbangkan menggunakan pesawat pengganti dengan registrasi yang lain.

Sementara itu, Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Perhubungan JA Barata mengatakan, kedua pesawat mengalami kerusakan di bagian sayap dan ekor pesawat. “Pesawat TransNusa rusak pada bagian ekor dan sayap bagian kiri. Sedangkan pesawat Batik Air rusak pada bagian ujung sayap sebelah kiri,” kata Barata, seperti dilansir dari merdeka.com.

Barata menceritakan, kecelakaan terjadi saat pesawat Batik Air tengah bersiap lepas landas atau take off. Pada saat bersamaan terdapat pesawat TransNusa yang berada di landasan pacu yang sedang di towing menuju hanggar. (merdeka.com)