Polres Bengkulu dan Suporter Bola Lakukan Sholat Ghaib untuk Korban di Kanjuruhan

BENGKULU – Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Provinsi Jawa Timur yang menyebabkan banyaknya korban meninggal dunia menjadi perhatian semua pihak.

Dimana dalam tragedi itu, sedikitnya 130an suporter Aremania meninggal dunia di dalam stadion pasca kekalahan tuan rumah Arema FC saat menjamu Persebaya Surabaya pada liga 1 Indonesia, pada 1 Oktober 2022 lalu.

Sebagai bentuk belasungkawa untuk para korban yang meninggal dunia, Kepolisian Polres Bengkulu dan PSSI bersama suporter bola Bengkulu melaksanakan doa bersama dan shalat ghaib.

Doa bersama dan sholat ghaib tersebut dilaksanakan di Stadion Semarak Sawah Lebar Kota Bengkulu, Kamis (06/10) sore.

Kapolres Bengkulu, AKBP Andi Dady mengharapkan korban mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan yang dirawat diberi kesembuhan.

“Ini adalah bentuk belasungkawa kita kepada saudara kita yang meninggal dunia akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang,” ungkap Kapolres Bengkulu.

Senada disampaikan Ketua PSSI Bengkulu, Ahmad Mazoola. Ia menyebut, tragedi di Stadion Kanjuruhan merupakan duka seluruh warga Indonesia. Untuk itu, ia berharap bersama-sama untuk mengirimkan doa kepada para korban.

“Ini duka kita bersama. Tragedi di Kanjuruhan merupakan kejadian luar biasa. Karena banyak menimbulkan korban jiwa,” kata Ketua PSSI Bengkulu.

Selain itu, diharapkan dengan tragedi tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk saling instropeksi diri dalam kegiatan persebakbolaan di masa yang akan datang.

Baca Juga
Tinggalkan komen