
BENGKULU – Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Curup menyerukan agar momentum bulan kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai rangkaian seremoni.
Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dinilai perlu memastikan makna kemerdekaan benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua PC PMII Curup, Abdul Kohar menilai, kemerdekaan harus tercermin dari terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat, akses terhadap infrastruktur yang layak, serta hadirnya program pemerintah yang benar-benar memberikan manfaat.
“Di bulan kemerdekaan ini, kami menyerukan bahwa kemerdekaan jangan hanya menjadi seremoni. Pemerintah dan kita semua harus memastikan apakah masyarakat benar-benar sudah merdeka atau belum,” kata ketua PC PMII Curup, Abdul Kohar.
Sejumlah persoalan, sambung Abdul, juga dinilai perlu menjadi perhatian dan evaluasi pemerintah. Di antaranya kondisi infrastruktur jalan dan jembatan, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penguatan dan pengawasan terhadap Koperasi Desa Merah Putih.
Di sisi lain, PMII Curup menilai sejumlah program pemerintah yang telah berjalan perlu terus ditingkatkan. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur, program ketahanan pangan, serta program peningkatan kesejahteraan masyarakat dinilai menjadi kebijakan yang perlu diperluas manfaatnya.
PMII juga mendorong agar program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat tidak hanya diperluas, tetapi juga diawasi secara ketat untuk memastikan kualitas dan tepat sasaran.
Saat ini, PMII Curup menyatakan masih fokus melakukan konsolidasi internal dan kajian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Organisasi mahasiswa tersebut juga akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.
PMII Curup menegaskan, momentum kemerdekaan seharusnya menjadi ruang refleksi bersama untuk memastikan pembangunan dan kebijakan pemerintah benar-benar menghadirkan kesejahteraan serta rasa keadilan bagi masyarakat.
“Saat ini kita dari PMII Curup fokus pada konsolidasi dan kajian persoalan masyarakat serta tetap melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah,” tutup Abdul.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!