Logo

Paripurna HUT RI, Presiden Cerita soal Lunturnya Budaya Santun di Indonesia

Rapat Pripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Foto/dok.

Rapat Pripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Foto/dok.

BENGKULU – Anggota DPRD Provinis Bengkulu mengadakan Rapat Paripurna mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Dalam Rangka HUT KE-78 tahun 2023 dan penyampaian pengantar/keterangan pemerintah atas RUU tentang APBN tahun anggaran 2024 beserta nota keuangan.

Seluruh jajaran pemerintah Provinsi Bengkulu juga ikut serta menghadiri kegiatan tersebut, pidato dari Presiden Republik Indonesia didengarkan via online. Dalam pidatonya Presiden Republik Indonesia membahasa banyak hal, salah satunya soal pemilihan presiden 2024 dan lunturnya budaya santun di Indonesia.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam pidatonya menuturkan bahwa dirinya merasa sedih karena budaya santun dan budi pekerti luhur di Indonesia dirasa mulai menghilang. Menurutnya kebebasan berdemokrasi digunakan untuk melampiaskan kedengkian dan fitnah, sehingga menyebabkan polusi yang melukai budi pekerti budaya Indonesia.

“Saya melihat mayoritas masyrakat juga sangat kecewa dengan polusi budaya tersebut, cacian danmakian yang ada justru membangunkan nurani kita semua. Nurani bangsa untuk bersatu, menjaga moralitas ruang publik, bersatu menjaga mental masyarakat sehingga kita bisa tetap melangkah maju menjalankan transformasi bangsa menuju Indonesia emas 2045,” tutur Jokowi dalam pidatonya di kutip Bengkulunews.co.id Rabu (16/0/23) siang.

Rapat Paripurna pengumuman DPRD Provinsi Bengkulu. Foto/Cindy/Bn.

Selain itu Ia menegaskan bahwa Indonesia saat ini memiliki peluang besar untuk meraih Indonesia emas 2045, kesempatan meraih posisi lima besar dalam kekuatan ekonomi dunia. Tidak hanya peluang saja, Ia mengaku startegi untuk memenangkan posisi tersebut sudah dirumuskan. Namun pertanyaannya adalah apakah pemeritah bersama Masyarakat mau memfokuskan energi untuk bergerak maju atau justru membuang hal tersebut untuk hal-hal tidak produktif.

Hal-hal yang memecah belah bangsa dan membuat Indonesia melangkah mundur, Ia menambahkan bonus geografi yang akan mencapai puncak di tahun 2030 adalah peluang untuk meraih Indonesia emas 2045. Ia berharap upaya yang sudah dilakukan dapat terus berjalan, terutama bagi kesejahteraan Masyarakat Indonesia.

Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri menambahkan dalam rangka peringatan HUT ke 78 tahun Republik Indonesia ke depannya dapat memajukan Indonesia. Tentunya hal tersebut dapat terlaksana jika pemerintah daerah ikut bersinergi dengan apa yang sudah dijalankan oleh pusat.

“Kita juga harus mengejar apa saja yang sudah di wacanakan pemerintah pusat, sehingga adanya sinergisitas. Sehingga Bengkulu harus siap, terutama dalam mempersiapkan SDM,” tambah Ihsan.

Mengingat bahwa Sumber Daya Alam yang dimiliki Bengkulu, sudah cukup menjanjikan. Sehingga bagaimana cara pemerintah daerah dapat mengembangkannya, menjadi Indonesia emas 2045. Ia berharap masyarkat tetap dapat memilah informasi yang benar, bijak dalam mencari informasi.

“Pesan khusus Masyarakat tetap bisa memilah dunia digital yang sekarang banyak berita hoax. Sehingga Masyarakat dapat memfilter berita tersebut, jangan sampai mereka ikut hanyut dalam hal yang tidak benar,” demikian Ihsan.