Bocah Kupang Penggemar Berat Valentino Rossi, Lihat Apa yang Dilakukannya

NASIONAL – Revaldy Evans, bocah asal Rote Ndao, Kupang, Nusa Tenggara Timur merupakan fans berat Valentino Rossi. Dirinya tak pernah putus mengikuti tayangan balapan seti MotoGP sejak usianya empat tahun.

Dilansir dari cnnindonesia.com, dirinya sampai menangis kalau Rossi kalah, hal itu dituturkan Andi Sopbaba ayah Rivaldy, saat Rivaldy menonton tayangan pada seri pamungkas MotoGP 2015 di Sirkuit Valencia, Rossi bersaing ketat dengan rekan satu timnya, Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar juara dunia. Sayangnya, Rossi gagal menjadi juara duni MotoGP 2015.

“Karena Rossi kalah, dia menangis. Dia tidak pernah mau terima kalau Rossi Kalah. Dia suka diolok kalau Rossi kalah,” tutur Andi.

Mengidolakan Rossi membuat Rivaldy selalu fokus menyaksikan balapan MotoGP. Termasuk gaya bicara Nick Harris, pria asal Inggria yang merupakan mantan komentator yang memandu jalannya balapan MotoGP.

Karena itulah, belakangan ini nama Rivaldy Evans menjadi viral di media sosial. Dengan Bahasa Inggris seadanya, Rivaldy membuat orang terkesan dengan intonasi suara dan gaya menirukan Harris sebagai komentator.

Diana Masiweni, ibu Rivaldy, mengatakan kalau tangis Rivaldy sewaktu kecil bisa dihentikan dengan menyaksikan aksi Rossi di sirkuit.

“Kalau waktu kecil dia menangis, kami sebut ‘Rossi’ dia langsung diam,” ujar Diana.

Karena sangat mengidolakan Valentino Rossi, Rivaldy dibuatkan baju khusus dengan foto dirinya yang bertuliskan DR|46 untuk dipakai disebuah program televisi oleh pamannya di Kupang.

Baca Juga
Tinggalkan komen