Gambar BengkuluNews

BMKG Ingatkan Bengkulu Waspadai Hujan Lebat akibat Bibit Siklon Tropis

firdaus
BMKG Ingatkan Bengkulu Waspadai Hujan Lebat akibat Bibit Siklon Tropis

BMKG Peringatkan Masyarakat Waspada Hujan Lebat Tiga Hari ke Depan. Dok,BN

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Provinsi Bengkulu. Dalam prospek cuaca mingguan, BMKG mencatat adanya bibit siklon tropis yang memengaruhi meningkatnya curah hujan selama beberapa hari ke depan.

Menurut laporan resmi lembaga tersebut, sejumlah fenomena atmosfer seperti bibit siklon tropis, kelembapan tinggi, serta gelombang atmosfer menjadi pemicu meningkatnya potensi hujan lebat di wilayah barat Sumatra. Kondisi ini juga bertepatan dengan fase menuju puncak musim hujan, yang membuat dinamika cuaca semakin tidak stabil.

BMKG menyebut bahwa wilayah pesisir barat daya Sumatra, termasuk Bengkulu, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap angin kencang, gelombang tinggi, dan hujan intens yang dapat menimbulkan dampak hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani,  menegaskan perlunya kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca buruk akibat pertumbuhan bibit siklon tropis. Dalam rapat koordinasi virtual bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Wamenkopolhukam pada Senin (1/12) pagi, ia menyampaikan bahwa dampak hujan deras bisa berlangsung selama dua hingga tiga hari.

“Wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Bengkulu, Lampung, Banten, NTB, Papua Tengah, DKI Jakarta, Jawa, Bali, Maluku, dan NTT. Dampaknya bisa langsung maupun tidak langsung,” ujar Faisal.

Peringatan tersebut selaras dengan data pemantauan BMKG sebelumnya, yang menunjukkan adanya sirkulasi siklonik di sekitar perairan barat daya Sumatra yang mampu meningkatkan intensitas hujan dan memicu gelombang laut lebih tinggi dari kondisi normal.

Menanggapi peringatan BMKG, Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menyebut bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu sudah memperkuat koordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) untuk meminimalkan risiko bencana menjelang akhir tahun.

“Forkopimda di setiap daerah diminta solid dalam pemantauan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Mudah-mudahan hal tersebut tidak berdampak ke Bengkulu,” jelas Mian.

Pemprov Bengkulu juga mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi BMKG dan tetap berhati-hati terhadap dampak cuaca ekstrem, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan banjir, pesisir, dan lereng perbukitan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!