Insomnia dan Perbedaannya dengan Gejala Kecemasan

Mengutip dari Jurnal Kesehatan J Family Med Prim Care. (2016) melalui laman National Library of Medicine (NIH), Insomnia adalah kondisi saat manusia merasa kesulitan untuk tidur.

Insomnia juga didefinisikan sebagai persepsi subjektif tentang kesulitan dengan inisiasi, durasi, konsolidasi, atau kualitas tidur, yang terjadi meskipun ada kesempatan yang cukup untuk tidur, dan menghasilkan beberapa bentuk gangguan siang hari.

Gangguan ini bersifat sangat umum dan banyak orang yang mengalaminya. Orang dengan gangguan insomnia dapat mengalami hal sebagai berikut :

  • Sulit untuk tertidur atau tetap tertidur
  • Bangun tidur saat malam dan selalu merasa lelah
  • Mengalami kelelahan dan sulit beraktifitas saat siang

Jurnal Kesehatan J Family Med Prim Care menyebut, 3 dari 10 orang dewasa melaporkan beberapa gejala insomnia Kronis dengan gejala lebih dari 3 kali sehari selama kurang lebih 3 bulan.

Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa kita mengidap Insomnia ? kamu mungkin mengidap Insomnia jika kamu memilliki gejalan sebagai berikut :

  • Membutuhkan waktu untuk tertidur, selepas dari tidur sebelumnya
  • Mengahabiskan banyak waktu malam dengan terjaga bahkan khawatir
  • Bangun terlalu pagi dan sulit untuk Kembali tidur
  • Cenderung selalu mengalami perasaan kekurangan tidur

Jika anda memiliki pengalaman seperti ini setidaknya 3 hari seminggu atau bahkan mencapai 3 bulan lamanya, kamu mungkin menderita Insomnia Kronis.

Apabila tidak berusaha untuk diobati ini akan menjadikan kehidupan sehari-harimu sangat sulit. Untuk menyembuhkannya anda dapat mengunjungi dokter memintanya mendiagnosis Anda dengan kelainan ini dan membantu Anda menemukan pengobatan yang sesuai.

Karena setiap orang memiliki kebutuhan tidur yang berbeda-beda, insomnia tidak ditentukan oleh berapa lama Anda tidur.

Sebaliknya, itu didiagnosis dengan menilai kualitas tidur Anda dan bagaimana perasaan Anda sesudahnya.

Jadi, meskipun Anda tidur 8 jam di siang hari tetapi masih merasa pusing sepanjang waktu, Anda mungkin menderita insomnia.

Bagaimana mengetahui apakah Anda menderita insomnia atau kecemasan? Jika Anda terbangun karena khawatir di malam hari, Anda mungkin bertanya-tanya apakah Anda menderita insomnia atau kecemasan.

Anda mungkin mengalami kecemasan jika Anda:

  • merasa tegang atau khawatir secara kronis
  • sering mengalami detak jantung yang cepat
  • mengalami peningkatan tekanan darah
  • banyak berkeringat
  • sering pusing
  • sering merasa lemah atau lesu
  • mengalami kesulitan berkonsentrasi pada apa pun kecuali kekhawatiran Anda
  • memiliki masalah perut

Anda mungkin menderita insomnia jika Anda:

  • mengalami kesulitan tidur
  • berjuang untuk tetap tidur
  • merasa lelah kronis

Karena kondisinya sering terjadi secara bersamaan, Anda mungkin memiliki kedua kondisi tersebut secara bersamaan.

Baca Juga
Tinggalkan komen