
BENGKULU – Puluhan wartawan di Provinsi Bengkulu menggelar aksi solidaritas untuk lima jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten.
Aksi digelar di depan Masjid Agung Baitul Izzah Bengkulu, Jumat malam (18/9). Para jurnalis menyalakan lilin merah sebagai simbol solidaritas sekaligus duka atas belum diketahui keberadaan lima rekan seprofesi tersebut.
Sejumlah wartawan juga menyampaikan orasi melalui panggung terbuka. Dalam aksi itu, turut hadir pihak Basarnas Provinsi Bengkulu yang menerima aspirasi agar operasi pencarian terhadap lima jurnalis tersebut dapat diperpanjang.
Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Marsal Abadi mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas jurnalis Bengkulu terhadap rekan seprofesi yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
“Aksi ini sebagai bentuk kepedulian, solidaritas kami jurnalis Bengkulu serta meminta agar pihak Basarnas dapat memperpanjang pencarian terhadap lima orang Jurnalis yang sampai saat ini belum diketahui nasibnya,” sampai Marsal, Jumat (18/9).
Selain menyalakan lilin, para jurnalis juga menyerahkan bunga kepada pihak Basarnas. Bunga tersebut menjadi simbol permohonan agar upaya pencarian terus dilakukan dan lima jurnalis yang hilang dapat segera ditemukan.
Sementara itu, Koordinator Aksi Solidaritas, Ilham Junaidi berharap doa dan dukungan yang diberikan dalam aksi tersebut dapat menguatkan keluarga serta membantu upaya pencarian lima jurnalis.
“Kami berharap dengan doa yang dilangit kan rekan-rekan Jurnalis hari ini pencarian lima Jurnalis ini bisa membuahkan hasil,” singkatnya.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!